Dikisahkan ada beberapa orang yang memiliki suatu kebun. Kebun mereka berisi buah-buahan yang sangat banyak dan sudah waktunya untuk dipanen esok hari. Kebun itu dikelola oleh para fakir miskin yang dipekerjakan oleh si pemilik kebun. Namun, mereka berniat tidak akan memberikan fakir miskin yang ada dalam buah tersebut. Kemudian, muncullah sebuah rencana dari mereka untuk memiliki seutuhnya hasil panen dari kebun tersebut.
Sulli Choi n Choi Minho said that Miracles is the other named of hard Efford...
~MinSulianS~
Tatkala embun menetes di daun...
Berhembus angin sejuk di alam raya
Wahai kau jiwa raga tumpah darahku
Indonesia Raya Maju nan Jaya
Kurikulum 2013
merupakan kurikulum yang bertujuan untuk mempersiapkan manusia agar memiliki
kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif,
kreatif, inovatif dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan peradaban dunia. Hal tersebut sesuai dengan
pendidikan nasional yang berfungsi untuk mengembangkan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggungjawab”,
(UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003).
(UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003).
Judul :
“MANAJEMEN
PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU DAN AL-QUR’AN”
Penulis :
Amirudin
Latar
Belakang Masalah :
Al-Qur’an dan Al-Hadits merupakan sumber dari segala sumber
untuk menjadi pedoman dari filsafat ilmu. Untuk memaksimalkan hasil dari
filsafat yang berarti berpikir kritis dan mendalam dengan berpedoman pada
Al-Quran dan Sunnah, dihubungkan dengan manajemen pendidikan Islam. Manajemen akan
dikupas secara mendalam, apakah ada perbedaan mendasar antara MPI dengan
manajemen secara umum yang banyak diadopsi dari filsafat Barat. Sangat berbahaya
jikaumat Islam tidak bias membentengi diri, menjaga apa yang sharusnya tidak
dilakukan karena hal-hal tersebut dilarang oleh Al-Qur’an. Penyimpangan-penyimapangan
tersebut hendaknya menjadi bahan inospeksi diri bagi umat Islam pada umumnya.
Judul :
“Overview of Problem-based Learning: Definitions and Distinctions”
“Overview of Problem-based Learning: Definitions and Distinctions”
Penulis :
John R. Savery
Latar
Belakang Masalah :
Problem based Learning merupakan sebuah pendekatan
pembelajaran yang telah berhasil selama 30 tahun dan sampai
sekarang masih digunakan. PBL adalah pembelajaran yang didasarkan pada masalah. Dengan kata lain PBL adalah pembelajaran berbasis masalah.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
안녕하세요
Para pembaca yang budiman, ada pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang"... jadi, untuk lebih menguatkan ukhuwah kita, perkenankanlah penulis untuk memperkenalkan diri. Nama pemilik akun ini adalah Nita Vitri Sri Handayani, Mahasiswa semester 4 di tahun ajaran 2014/2015 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Blog ini insyaallah berisikan informasi-informasi seputar pendidikan dan kritikan membangun bagi pendidikan di Indonesia, serta peraturan pemerintahyang dirasa kurang pro "rakyat".
Substansi dari blog ini belum maksimal karena penulis masih mencoba-coba .. hehehe... dimohon bantuannya yaa para pembaca...Kritik dan saran dari panjenengan-panjenengan sangat nita butuhkan :))
감사합니다
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Langganan:
Postingan (Atom)





